MediaBantenCyber.co.id (MBC), Serang— Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Polda Banten menyiagakan sebanyak 3.972 personel guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat. Pengamanan difokuskan pada sejumlah jalur strategis, terutama kawasan penyeberangan di Pelabuhan Merak yang menjadi pintu utama pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Kesiapan tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Kamis (5/3/2026).
Menurut Maruli, pengamanan arus mudik tahun ini dilakukan melalui Operasi Ketupat 2026 yang bertujuan menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.
“Operasi Ketupat 2026 bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” ujarnya.
Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 hingga 17 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 hingga 28 Maret 2026.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 3.972 personel diterjunkan, terdiri dari 2.178 personel Polda Banten, 73 personel BKO Mabes Polri, serta 1.721 personel dari berbagai instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas, PMI, hingga relawan.
Pengamanan difokuskan pada sejumlah pelabuhan utama yang menjadi jalur penyeberangan menuju Sumatera, yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan BBJ. Selain itu, pengaturan jalur penyeberangan juga telah disiapkan untuk mengurai potensi kepadatan selama masa mudik.
Pelabuhan Merak melayani penyeberangan pejalan kaki, kendaraan pribadi, dan bus menuju Bakauheni. Sementara Pelabuhan BBJ disiapkan untuk truk sumbu tiga menuju Muara Piluk, dan Pelabuhan Ciwandan melayani sepeda motor serta truk golongan lima dan enam. Adapun Pelabuhan KBS menuju Pelabuhan Panjang disiapkan sebagai pelabuhan alternatif apabila terjadi kepadatan.
Selain pengamanan jalur mudik, aparat juga mendirikan 39 Pos Pengamanan, 6 Pos Pelayanan, 2 Pos Terpadu, serta 2 Posko SAR di sejumlah titik rawan kecelakaan, kemacetan, dan kawasan wisata.
Polda Banten juga menyiapkan berbagai perlengkapan untuk mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, gelombang tinggi, maupun cuaca ekstrem. Personel Samapta, Polair, dan Brimob disiagakan dengan perahu karet, tenda darurat, dapur lapangan, serta perlengkapan SAR untuk menghadapi situasi darurat.
Untuk memudahkan masyarakat melapor, kepolisian juga menyiagakan layanan darurat 110 yang terhubung dengan sistem pemantauan laporan secara real time.
Selain itu, masyarakat yang hendak mudik juga dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di kantor Polda, Polres, maupun Polsek dengan menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik, menjaga kondisi kesehatan, memeriksa kendaraan sebelum berangkat, serta memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya bersama keluarga dengan nyaman.
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Jasa Impor China
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Slot gacor terpercaya
Anime Batch
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.