POSKOTA.CO.ID – Nama El Rumi belakangan ikut menjadi sorotan setelah muncul isu dugaan pelecehan seksual yang dikaitkan dengan sosok berinisial EJR di media sosial.
Perbincangan mengenai sosok berinisial EJR yang menyeret nama El Rumi bermula dari unggahan akun Threads @ajsbsbwas pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Perkembangan isu tersebut kemudian menyeret sejumlah nama ke dalam perbincangan publik, termasuk El Rumi.
Pihak El Rumi pun akhirnya memberikan tanggapan terkait ramainya rumor tersebut.
Pihak El Rumi Minta Publik Tak Terprovokasi
Menanggapi isu yang berkembang, pihak El Rumi melalui Aldwin Rahadian meminta publik untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, narasi yang disampaikan oleh akun anonim tersebut masih belum memiliki kejelasan yang cukup untuk menghubungkan tuduhan dengan pihak tertentu.
Selain identitas pemilik akun yang tidak diketahui, kronologi yang disampaikan juga dinilai belum memberikan konteks secara menyeluruh.
Aldwin menegaskan tuduhan yang beredar dan mengaitkan sosok EJR dengan kliennya belum dapat dipertanggungjawabkan.
“Maksud saya kan belum bisa dipertanggungjawabkan, apalagi inisialnya EJR, segala macam. Meskipun ini disampaikan dari akun anonim, masih belum jelas semua,” ujar Aldwin saat ditemui di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 21 Agustus 2026.
Aldwin juga menyoroti informasi mengenai waktu dan rangkaian peristiwa yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
Dia menyebut klaim mengenai kejadian yang disebut berlangsung beberapa tahun lalu masih belum memiliki konteks yang jelas.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.