MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, Harga tiket pesawat yang terus melambung dinilai semakin membebani masyarakat dan mengancam konektivitas antardaerah. Kondisi tersebut mendorong Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendesak pemerintah segera menerapkan skema Public Service Obligation (PSO) pada transportasi udara sebagai langkah konkret untuk menekan harga tiket dan memastikan layanan penerbangan tetap terjangkau, khususnya bagi wilayah kepulauan, terpencil, terluar, dan perbatasan.
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi, mengatakan penerapan PSO pada sektor penerbangan sangat relevan dan memungkinkan dilakukan. Selama ini, skema PSO terbukti efektif di sektor perkeretaapian dan angkutan perintis dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik.
“Penerapan PSO di transportasi udara merupakan langkah strategis untuk menjamin keadilan akses. PSO dapat memastikan masyarakat di berbagai wilayah tetap terhubung dengan harga terjangkau, menjaga keberlangsungan rute-rute yang secara komersial kurang menguntungkan, serta membantu maskapai tetap dapat beroperasi,” ujar Teguh, Senin (2/2/2026).
Menurutnya, jika dikelola secara tepat, transparan, dan tepat sasaran, PSO tidak hanya membantu masyarakat sebagai pengguna jasa, tetapi juga mampu menghidupkan kembali industri penerbangan nasional, meningkatkan load factor, serta memperkuat pemerataan pembangunan antarwilayah.
Terkait kebijakan stimulus pemerintah untuk menekan harga tiket pesawat menjelang Lebaran 2026, Teguh menilai langkah tersebut sudah tepat sebagai solusi jangka pendek. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak berhenti sebagai solusi sementara.
“Kami menyambut baik stimulus penurunan harga tiket pesawat menjelang Lebaran 2026. Tetapi jika hanya bersifat temporer, persoalan mahalnya tiket akan kembali berulang,” katanya.
Komisi V DPR RI pun mendorong pemerintah menyiapkan solusi permanen dan berkelanjutan melalui reformasi struktur biaya penerbangan secara menyeluruh.
Sejumlah langkah yang dinilai perlu dilakukan antara lain efisiensi biaya operasional maskapai, peninjauan harga avtur, pajak, dan airport charges, peningkatan persaingan sehat antar maskapai, penguatan armada nasional serta peremajaan pesawat, hingga optimalisasi manajemen bandara agar biaya logistik udara dapat ditekan.
“Pendekatannya tidak boleh hanya subsidi sesaat, tetapi pembenahan struktur biaya penerbangan agar harga tiket stabil dan terjangkau sepanjang tahun,” tegas Teguh.
Ia juga menegaskan bahwa dalam konteks geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, transportasi udara bukan sekadar alternatif, melainkan kebutuhan utama masyarakat di banyak wilayah.
“Negara perlu memposisikan penerbangan sebagai bagian dari sistem transportasi publik nasional, setara dengan kereta api, kapal laut, dan bus. Artinya, keterjangkauan harga, keselamatan, dan pemerataan akses harus menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan pelaku industri,” ujarnya.
Desakan serupa disampaikan pengamat kebijakan publik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Studi Muda Nusantara (LSMN), Richard Ahmad Suprianto. Ia menilai lonjakan harga tiket pesawat, terutama menjelang Idul Fitri, harus segera direspons dengan kebijakan lintas sektor.
“Pemerintah perlu berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Perhubungan, serta BUMN untuk menghitung ulang seluruh komponen biaya penerbangan agar masyarakat di wilayah Timur, Tengah, dan Barat Indonesia tetap bisa mengakses transportasi udara,” kata Richard di Tangerang, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, transportasi udara saat ini sudah tidak lagi dapat dikategorikan sebagai barang mewah, melainkan kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu opsi konkret yang dapat ditempuh pemerintah adalah menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat sebesar 11 persen.
“Sebagai negara kepulauan, penerbangan bukan hanya milik kelompok tertentu, tetapi kebutuhan seluruh masyarakat. Sudah saatnya transportasi udara diperlakukan sebagai transportasi massal,” ujarnya.
Richard juga mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus pada perbaikan layanan secara seremonial, tetapi serius memperhatikan aspek keselamatan penerbangan di tengah masih terjadinya sejumlah kecelakaan.
Secara demografis dan geografis, Indonesia dengan wilayah lebih dari 28 juta kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa sangat bergantung pada transportasi udara. Kecepatan, ketepatan, dan efisiensi menjadikan penerbangan berperan strategis dalam menghubungkan daerah terpencil, mempercepat mobilitas orang dan barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Selama ini, pemerintah telah menerapkan skema PSO pada moda transportasi lain seperti PT Pelni dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Meski demikian, sektor penerbangan dinilai tidak selalu membutuhkan subsidi langsung, melainkan kebijakan fiskal yang lebih berpihak.
Selain PPN, komponen biaya lain seperti tarif pelayanan penumpang (TDP) yang berada di kisaran 5 persen, serta berbagai biaya layanan pendukung bandara dinilai masih perlu dievaluasi. Relaksasi biaya penerbangan pada periode Lebaran dan Natal–Tahun Baru (Nataru) sebelumnya terbukti meningkatkan mobilitas masyarakat.
Data pergerakan penumpang pada periode Nataru dan Lebaran dibandingkan dengan tahun 2024 bahkan menunjukkan tren penurunan, sehingga dapat menjadi indikator penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan transportasi udara ke depan.
“Dengan kondisi harga tiket yang terus melambung, pemerintah perlu segera mengambil langkah struktural agar transportasi udara tetap terjangkau, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat luas. (*)
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film
A gaming center is a dedicated space where people come together to play video games, whether on PCs, consoles, or arcade machines. These centers can offer a range of services, from casual gaming sessions to competitive tournaments.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.